Sabtu, 11 Juli 2026

Dewa Arak 21 Dendam Tokoh Buangan

Dewa Arak 21 Dendam Tokoh Buangan

Cersil Dewa Arak 21 Dendam Tokoh Buangan

Baca Online Dewa Arak 21 Dendam Tokoh Buangan

Burung-burung berkicau riang menyambut datangnya pagi. Angin yang berhembus terasa segar di dada, dan nikmat di kulit. Kabut yang masih menyelimuti Gunung Sawang begitu pekat, sehingga matahari tak kuasa memancarkan sinarnya. Suasana hening dan sunyi menyelimuti sekitar tempat itu. Tapi mendadak, sebuah geraman keras menggelegar terdengar memecahkan keheningan pagi. Geraman itu jelas keluar dari mulut seorang yang memiliki tenaga dalam amat tinggi. Buktinya, suara itu mampu menggetarkan suasana di sekitarnya. Dan sumber suara itu ternyata berasal dari dalam perut Gunung Sawang.

Di dalam sebuah gua luas yang tertutup rapat oleh batu besar, tampak seorang laki-laki berusia sekitar enam puluh tahun sedang duduk bersila di tanah. Pergelangan kaki dan tangannya dililit gelang-gelang baja tebal dan kuat yang disambung oleh rantai-rantai baja panjang yang juga tebal ke dinding-dinding gua. Menilik dari besarnya, seharusnya gelang-gelang baja dan rantai itu tidak cocok digunakan pada manusia, tapi untuk membelenggu seekor gajah besar yang bertenaga kuat.

Kembali terdengar geraman keras dari mulut kakek berbaju rompi compang-camping yang sudah tidak jelas lagi warnanya. Suara geraman itu lebih mirip raungan seekor binatang buas yang terluka. Seiring berakhirnya geraman, kakek itu bangkit berdiri. Kemudian kedua tangan dan kakinya yang besar-besar dan berotot, seperti juga tubuhnya yang tinggi besar berotot, bergerak mengejang. Jelas kalau kakek tersebut bermaksud membebaskan diri dari belenggu. Suara bergemeretak keras terdengar ketika dinding gua yang terlihat keras bukan main terbongkar. Sekujur dinding dan atap gua itu bergetar hebat seiring jebolnya dinding tempat rantai baja tertanam. Debu berguguran dan mengepul tinggi ketika dinding gua itu terbongkar seketika.

Disqus Comments