Sabtu, 11 Juli 2026

Keris Pusaka Sang Megatantra Kho Ping Hoo

Keris Pusaka Sang Megatantra — Kho Ping Hoo

Baca Online Keris Pusaka Sang Megatantra — Kho Ping Hoo

Cersil Keris Pusaka Sang Megatantra — Kho Ping Hoo

Sinopsis & Cuplikan Pembuka:

Bulan Purnama memancarkan cahayanya yang gilang-gemilang. Bulan purnama kalangan, yang berarti ada garis bundar mengelilinginya. Kata para pinisepuh, bulan purnama kalangan seperti itu merupakan pertanda bahwa akan terjadi sesuatu yang amat penting.

Malam itu, pantai segara laut kidul tampak putih berkilauan tertimpa sinar bulan. Pasir putih yang bersih halus terhampar luas, sementara laut tampak begitu tenang. Ombak kecil yang menipis hanya sempat menjilat tepi pantai, menyisakan suara air laut yang biasanya menggelora kini hanya terdengar berbisik-bisik lembut. Tebing-tebing terjal di sebelah barat itu seolah merupakan bendungan untuk mencegah lautan membanjir ke darat. Perbukitan batu karang dan kapur itu tampak bagaikan raksasa-raksasa yang berdiri dengan kokoh kuat melakukan penjagaan.

Sunyi senyap, yang terdengar hanya desah air laut dan yang tampak hanya buih-buih air di atas ombak-ombak kecil yang beriringan menuju ke pantai. Akan tetapi semua itu menjadi bagian tak terpisahkan dari keheningan yang khidmat itu. Tiada awan di langit. Kenyataan itu suci dan agung. Tidak ada indah atau buruk, yang ada hanya kenyataan. Indah atau buruk baru muncul setelah ada penilaian dan penilaian inilah yang mendatangkan pertentangan. Bau keharuman dupa dan kemenyan yang datang dari dusun Karang Tirta yang berada tidak jauh dari pantai Pasir Putih itu mengingatkan bahwa malam itu bukanlah malam biasa.

Ikuti perkembangan diskusi seputar dunia persilatan klasik dan dapatkan info rilis e-book terbaru dengan bergabung di Grup Facebook Penggemar Cersil.

Disqus Comments