Kamis, 09 Juli 2026

Kho Ping Hoo Pedang Pusaka Thian Hong Kiam

Kho Ping Hoo Pedang Pusaka Thian Hong Kiam
Cersil Kho Ping Hoo Pedang Pusaka Thian Hong Kiam
Baca Online Kho Ping Hoo Pedang Pusaka Thian Hong Kiam

Eps 1 Pedang Pusaka Thian Hong Kiam

Pada tahun 870 sampai 873 rakyat Tiongkok menderita hebat sekali karena buruknya pemerintah yang dipegang oleh Dinasti Tang. Pembesar-pembesar dari yang terkecil sampai yang terbesar, dari yang terendah sampai yang tertinggi, semua melakukan korupsi besar-besaran, hingga tenaga dan harta benda rakyat diperas habis-habisan[cite: 619]. Di antara sekalian pembesar-pembesar koruptor tinggi, kaum Thaikam (orang kebiri) yang paling hebat menjalankan peranan[cite: 620]. Mereka ini tidak saja berpengaruh di dalam istana kaisar, tapi meluas sampai keluar hingga boleh dibilang, semua pembesar militer dan sipil berada dalam genggaman tangan mereka[cite: 621].

Lebih dari setengah bagian dari pada seluruh tanah di ibukota dikuasai oleh para Thaikam ini[cite: 622]. Para petani, atau lebih tepat disebut buruh tani, bekerja di atas tanah tuan-tuan besar ini melebihi kerja seekor kerbau[cite: 623]. Sedangkan para petani yang memiliki sedikit tanah, dikenakan pajak yang sangat tinggi[cite: 624]. Untuk tiap mou sawah, seorang petani harus membayar pajak dari 50 sampai 100 kati gandum[cite: 625]. Tentu saja ini merupakan delapan bagian dari pada hasil tanah mereka[cite: 626]. Apalagi ketika dalam tahun 873 di daerah Shantung dan Honan terserang musim kering yang hebat, sedangkan pajak yang telah ditetapkan itu sama sekali tidak berubah atau dikurangi[cite: 627]. Celakalah nasib kaum tani[cite: 628]. Siapa yang tidak kuat membayar pajak sebagaimana yang telah ditetapkan, dihukum berat[cite: 628].

Daftar Episode Lengkap:

Bagi Anda yang ingin mengikuti kelanjutan kisah epik ini, silakan membaca rangkaian episodenya melalui tautan resmi media sosial di bawah ini:

Bergabunglah juga dengan komunitas penggemar cersil klasik lainnya untuk berdiskusi langsung di Grup Facebook Penggemar Cersil Kho Ping Hoo.

Disqus Comments