Rabu, 08 Juli 2026

Kho Ping Hoo Si Walet Hitam

Kho Ping Hoo Si Walet Hitam

Cersil Kho Ping Hoo Si Walet Hitam

Sinopsis Kisah Klasik:

Sang waktu berlalu amat cepatnya, tanpa terasa oleh siapapun juga. Segala sesuatu ikut berputar, dan hanyut dalam aliran waktu, yang terus bergerak maju tanpa ada kekuasaan yang dapat menghentikannya. Tak terasa, duapuluh tahun telah lewat dan mari kita menjumpai kembali pasangan-pasangan para pendekar perkasa dengan keluarga mereka itu.

Di lereng Gunung Bong-ke-san terdapat sebuah dusun yang disebut Pek-se-chung atau Dusun Pasir Putih, karena di dusun ini memang terdapat banyak sekali pasir yang keputih-putihan dan mengkilap bagaikan perak apabila tertimpa sinar matahari. Menurut dongengan para penduduk dusun yang telah berusia lanjut, pasir-pasir itu dulu dimuntahkan oleh Gunung Bong-ke-san itu. Akan tetapi biarpun banyak bagian dusun itu tertutup pasir, namun tanahnya subur sekali karena selain tanah yang baik, juga dari lereng gunung itu keluar mata air Sungai Han-kiang yang memuntahkan airnya ke Sungai Yang-ce-kiang.

Oleh karena ini maka biarpun dusun itu hanya ditinggali oleh beberapa puluh keluarga saja, namun nampaknya mereka hidup cukup makmur dari hasil pertanian yang mereka garap secara sederhana. Di tengah kampung Pek-se-chung, tinggal seorang setengah tua yang gagah perkasa dan disegani oleh semua penduduk kampung sebagai seorang pendekar yang baik budi dan dermawan, dan bahkan semua penduduk kampung itu mengangkat dia sebagai kepala kampung mereka. Pendekar ini adalah Nyo Tiang Pek, seorang tokoh persilatan yang terkenal sekali namanya di dunia kang-ouw, karena dia bukan lain adalah murid terkasih dari Kang-lam Taihiap Kam Hong Tie yang namanya telah menggemparkan empat penjuru dunia. Biarpun usianya telah empatpuluh tahun, namun Nyo Tiang Pek masih nampak gagah dan tampan. Tubuhnya tinggi tegap dan tindakan kakinya jelas menunjukkan bahwa dia memiliki kepandaian tinggi...

Daftar Link Baca Online Per Episode:

Disqus Comments