Sabtu, 11 Juli 2026

Sejengkal Tanah Sepercik Darah Kho Ping Hoo

Sejengkal Tanah Sepercik Darah Kho Ping Hoo

Cerita Silat Sejengkal Tanah Sepercik Darah Kho Ping Hoo

Baca Online Sejengkal Tanah Sepercik Darah Kho Ping Hoo (Komunitas Facebook)

Sinopsis & Cuplikan Kisah: Sejengkal Tanah Sepercik Darah (Serial Sejengkal Tanah Sepercik Darah) Karya Asmaraman S. Kho Ping Hoo — Jilid 01 Malam Jumat Kliwon.

Langit hitam pekat bagaikan beludu hitam terhampar luas ditaburi ratna mutu manikam bintang-bintang gemerlapan di angkasa. Tiada segumpalpun awan putih. Jutaan bintang berkedip penuh rahasia, saling bercengkerama membicarakan rahasia alam dalam bahasa yang bisu. Cahaya dingin redup jutaan bintang menciptakan bayang-bayang raksasa beraneka bentuk dari pohon-pohon.

Dalam kediamannya, antara cahaya redup dan bayangan, pohon-pohon itu lebih hidup dari pada di kala siang, kehidupan penuh rahasia. Angin semilir berbisik-bisik. Para penghuni pohon besar agaknya merundingkan sesuatu, merasakan datangnya sesuatu yang hebat, malapetaka yang hanya mampu dilakukan oleh makhluk yang disebut manusia. Bahkan para makhluk halus gemetar dibuatnya, melihat apa yang akan terjadi sebagai akibat ulah manusia, mahluk yang mereka takuti.

Rumah bilik bambu sederhana itu berdiri agak terpencil, di ujung dusun yang sudah tidur lelap itu. Lebih tepat dinamakan padepokan, tempat tinggal seorang petani setengah pertapa yang suka hidup menyendiri dan menyepi. Rumah itu nampak sunyi dan gelap, seolah-olah tiada penghuninya. Akan tetapi, di ruangan belakang, yang dijadikan pula sebagai sanggar pamujan atau tempat bersamadhi, duduklah seorang laki-laki bagaikan arca batu. Kedua kakinya bersila dengan sikap bunga padma, kedua kaki saling tertumpang di paha, kedua lengan bersilang merangkul pundak, tubuhnya yang tegap kokoh itu tegak lurus, kedua mata terpejam.

Daftar Link Navigasi Episode Resmi:

Disqus Comments